Normal Map
Setelah 4 bulan lamanya blog ini diterlantarkan tanpa update, maka kali ini saya akan mem-post sesuatu yang mungkin berguna untuk anda. Bahasan kali in menyangkut dengan normla map (normal bump map) yang berhubungan dengan modeling ~ texturing objek 3D for game.
mengambil kasus suatu objek bangunan , tepatnya pada pojok dari suatu ruangan untuk level suatu game.

Kali ini setting level game merupakan suatu bangunan kuno dengan dinding batu sebagai pembentuknya. Secara umum, detail pada dinding batu bisa digunakan sebagai daya tarik dalam level suatu game.
Untuk membuat detail dari dinding batu tersebut dapat digunakan berbagai macam cara, antara lain dengan menambah jumah poly (setiap batu dibuat model secara independent). Metode ini merupakan yang terbaik dalam menampilkan visual yang detail, dimana setiap batu akan dapat memberikan dimensinya terendiri. Akan tetapi metode ini menjadi masalah pada game pembentukan level game.
Masalah utamanya adalah :
memperbanyak jumlah Poly = memperbanyak vertex yang harus dikalkulasi = memperberat kerja GPU = membuat game anda menjadi slide show.
sehingga metode yang paling efektif saat ini adalah dengan memberikan bump (tonjolan) pada texture sehingga bidang datar dari tembok tersebut bisa memilki kedalaman yang bervariasi. Dan metode bump mapping yang terbaru saat ini adalah normal mapping.
Lihat gambar dibawah :

picture 1 menunjukan 3D objek yang belum di texture. pada gambar ini terlihat wireframe pembentuk objek 3D.
picture 2 menunjukan 3D objek yang telah di berikan texture (tanpa normal map). Pada gambar 2 terlihat objek 3D tidak terlihat natural, dimana tembok berbatu terlihat datar.
picture 3 menunjukan 3D ojek yang telah diberikan texture yang sama dengan picture 2 dan diberikan normal map. Pada gambar ini , terlihat di tembok sebelah kanan terdapat bagian yang menjadi lebih terang dan gelap, sehingga memberikan kesan menonjol (membuat texture batu) pada dinding. Lebih dari itu Normal Map ini akan memberikan bayangan dan highlight yang dinamis ketika cahaya berubah sehingga tembok akan terlihat lebih nyata.
Seperti halnya map yang lain, normal map juga memiliki parameter yang bisa diubah-ubah untuk menentukan angka yang paling tepat dalam memberikan kesan yang lebih realistis.
picture 4, parameternya 2x lebih banyak dari picture 3
picture 5, parameternya 4x lebih banyak dari picture 3
terlihat pada gambar 4 dan 5, parameter yang diberikan terlalu berlebih, sehingga membuat texture telihat lebih aneh daripada picture 2.
Hal lain yang perlu diingat adalah normal map memberikan shadow dan highlight pada texture-nya, sehingga pada texture yang lebih gelap, kesan yan ditimbulkan normal map akan menjadi sedikit hilang contoh : picture 6.

Leave a Reply